Berdo'a dan Berusaha

Berdo'a dan Berusaha


Teringat 37 th silam saat saya mengajukan izin kuliah kpd. Direktur Lembaga Geologi dan Pertambangan (LGPN) LIPI tempat saya bekerja. Saat itu saya diminta memilih satu pilihan : terus bekerja tanpa kuliah, pilihan kedua kuliah harus keluar dari LGPN. Hal ini saya bicarakan dg kedua orang tua, hasilnya? orang tua bungkam seribu bahasa, bukannya tidak sayang kpd anaknya, namun kondisi ekonomi ortu hanya sebagai pensiunan Kep. SD.


Akhirnya saya mengajukan kpd. Direktur, saya bekerja sebagai penjaga malam spy siang kuliah penuh dan malamnya bekerja penuh serta bisa belajar. Namun direktur tidak mengizinkan karena menyalahi aturan katanya, tidak bisa ijazah Analis bekerja sebagai penjaga malam ( penjaga malam ijazah SD saat itu). Kala itu direktur kebingungan, krn tidak bisa mengeluarkan PNS dg alasan kuliah. Saya bersi keras sy minta tetap bekerja dg jam kerja setelah jam 14.00. Dengan pertolongan Allah SWT, ada seorang peneliti senior manggil saya, beliau menerima kondisi waktu jam kerja saya, asal pekerjaan selesai yakni sy sbg interpteter foto udara. Alhamdulillah pagi kuliah penuh, sorenya saya bekerja sampai malam dan tidurlah di kantor. Pekerjaan ini saya jalani sampai mendapatkan ijazah Sarjana Muda. Selanjutnya saya ditarik kembali ke laboratorium Air untuk ikut mengerjakan Proyek Otorita P. Batam sbg Analis. Di akhir kuliah saya dibebaskan dari bekerja dg catatan kuliah cepat selesai, saya masih ingat saat itu komputer masih jarang (th 1987) sementara sy disediakan komputer untuk nulis skripsi). Begitu selesai ijazah sarjana langsung disesuaikan menjadi PNS golongan tiga. Alhamdulillah saya sampai pensiun dari LIPI. Itulah kemurahan Allah swt dg berdo'a Allah memberikan jalan keluar.

Kamu punya cerita berhikmah lainnya dan ingin berbagi di sini? yuuk isi link berikut:


Semoga tulisanmu menjadi manfaat bagi orang lain dan menjadi amal jariyah.. aamiin ya Robbal'alamin :)

Komentar

Postingan Populer